Makam Raja Sidabutar III Batu Gajah, Batu Duduk (Tomok/ Pulau Samosir); Unik Namun Mengenaskan

Ini adalah sebuah papan petunjuk yang membawaku berjumpa dengan makam sarkofagus Batak pertama (ya, sebenarnya aku datang ketempat ini duluan, daripada ke kompleks makam Raja Sidabutar yang satunya *namanya kok sama, ya?* yang lokasinya lebih tinggi dari kompleks makam ini):

P1010014 copy

Saat itu, tidak ada gambaran sama sekali, seperti apakah bentuk makam Raja Batak yang ini. Dan sesampainya diarea makam, wow.. Speechless!

Yang pertama kali menarik perhatian, tentulah bangunan besar ditengah, yang ternyata adalah sarkofagus raja:

P1010054 copyP1010058 copyP1010036 copyP1010050 copy

Sama seperti sarkofagus Raja Sidabutar yang aku muat di blog sebelum ini, bentuk sarkofagus ini juga terbuat dari batu. Bedanya, selain karena sarkofagusnya berwarna kemerahan (karena dicat?), dikanan kirinya ada batu lain yang dipahat membentuk wujud gajah:

Namun sebenernya, bukan itu yang menarik perhatian, melainkan ini:

P1010037 copyP1010038 copy P1010039 copy P1010040 copyP1010041 copy P1010042 copy P1010043 copy P1010045 copy P1010046 copyP1010047 copy P1010048 copyP1010064 copy P1010065 copyP1010066 copyP1010067 copy P1010068 copyP1010069 copy P1010070 copyP1010071 copyP1010072 copy P1010073 copy P1010074 copy

Patung-patung batu manusia setinggi dada ini, berjajar disekitar Sarkofagus! Bahkan yang menarik, ada yang membentuk setengah lingkaran seperti ini:

P1010053 copyP1010051 copy

Nah, yang setengah lingkaran ini dulunya dipakai untuk acara keagamaan yang bertujuan meminta hujan, dengan menempatkan kerbau ditengah-tengah. Kemudian, kerbau akan ditombak 7x. Jika darahnya mengalir banyak, konon Pulau Samosir akan diberkati hujan yang berlimpah. Karena itu, disalah satu batu berwujud manusia setengah dada, ada yang digambarkan membawa tombak:

P1010036 copyP1010055 copyP1010059 copy

Masalahnya, Bapak yang jagain tuh situs, ngomongnya engga jelas. Sekilas aku juga dengar, ada lagi batu lain yang ditaruh ditengah2 setengah lingkaran itu namun kini sudah dicuri, hm..

Ada pula batu yang dibentuk meja dan kursi (unik kan, yaaaa!):

P1010052 copy

Lokasinya disebelah kiri sarkofagus (jika kita berhadap-hadapan). Jika patung berbentuk kepala tersebut merupakan perwujudan orang-orang yang telah dihukum oleh sang raja dengan memenggal kepalanya. Maka konon, di meja – kursi batu itulah, Raja Sidabutar melakukan rapat sehingga diperoleh keputusan untuk mengeksekusi.

Dibelakangnya, ada makam suster (yeah.. suster!) dengan ornamen salib dan dibangun modern dengan menggunakan tegel keramik. Sepertinya adalah kerabat dari si Sidabutar ini yang sudah memeluk Katolik:

P1010049 copy

Sayang, tempat ini kurang terawat. Jarang2 banget aku nemu patung2 (atau layak disebut “arca”, ya?) seperti itu. Kondisinya mengenaskan. Berlumut dan berjamur. Beberapa patah, kemudian disambung dengan semen kasar gitu aja. Olala!

Share

Post to Twitter