Bakso Malam Pak To (Surabaya); Pindahan Kupang Indah

Ini adalah bakso yang dibelain banget kudu dimakan sebelum tahun baru! Kenapa gitu? Karena ngidamnya udah lama. Keterlaluan banget kan, kalo sampe ganti tahun tapi ngidamnya belom keturutan? Haha!

Bakso ini enak loh *lap iler*, juga engga bau sapi. Sebenarnya, jika mendapati bakso dengan bau sapi yang kuat, hal mudah dihilangkan dengan menambahkan sedikit perasan jeruk nipis pada kuah bakso. Masalahnya, aku tidak suka aroma dan rasa jeruk nipis pada makanan (apapun). Jadi, menemukan bakso yang tidak berbau sapi adalah ‘berkat’, haha.

Dulu, ditempat asalnya di Jalan Kupang Indah VII/38, bakso ini laris manis didatangi mulai jam 3 sore. Padahal lokasinya jauh didalam kompleks perumahan yang ketat pengamanannya (tiap ketemu portal kita bakal diminta buka jendela dan menyebutkan tujuan). Namun kini dialamat barunya, Jalan Raya Darmo Baru Barat 5, Surabaya, Bakso Malam Pak To buka mulai jam 12 siang, hingga malam! Nice.

Tempatnya tidak lebih besar, tapi dipinggir jalan raya, lebih mudah ditemukan orang. Rombong baksonya sekarang lebih besar, juga lebih bersih. Dan setelah berbawel ria saat pesan bakso, pesanan pun akhirnya diantar ke meja. Hallelujah!

Ada 3 jenis bakso yang tersedia: kasar, halus dan isi puyuh. Semuanya enak! Disajikan didalam mangkok, ditemani suun, ditaburi bawang goreng dan daun bawang, kemudian disiram dengan kuah kaldu panas. Seharusnya ada tahu juga, tapi karena aku ga suka tahu, jadi tahunya diganti dengan gorengan.

Nah, gorengannya ini cuma kulit pangsit dilipat jadi empat lalu digoreng begitu saja. Ga ada isinya. Tapi walau begitu, ga lengkap kan.. kalo mulut ga kriuk-kriuk ngunyah gorengan, wakakakkk..

Share

Post to Twitter