Pasar Burung Malang/ Splendid (Malang); Ramai dan Super Komplet!

Ehm, aku mau membuat pengakuan yang memalukan *blushing*.

Benernya, sudah lamaaa sekali mau kepasar burung ini tapi tiap kali aku ke Malang, aku engga bisa bangun pagi T__T, haha! Padahal pasar ini asiknya cuman kalo Sabtu dan Minggu pagi. Siang dikit sih masih asik, tapi kan sudah panas.

Akhirnya, baru beberapa waktu yang lalu aku bisa kesana. Itupun sudah siang dan engga sampe blusukan kedalam. Saat itu aku cuma muter disekitar gapura masuknya aja, untuk beli kandang burung:

Kawasan pasar burung yang terletak di Jalan Brawijaya ini, sehari-harinya tidak pernah sepi pengunjung. Para pedagang yang tidak memiliki tempat di dalam pasar burung, menggelar dagangannya di sepanjang badan Jalan Brawijaya dan juga di pinggir-pinggir jembatan yang membelah jalan tersebut. Area di dalam pasar burung itu sendiri sebenarnya cukup luas, tetapi mungkin karena animo pengunjung dan pedagang terhadap bisnis burung berkicau, ikan hias, dan hewan peliharaan ini cukup besar, maka akhirnya meluber sampai keluar dari area pasar yang telah disediakan oleh pemerintah setempat.

Pasar burung yang kerap disebut masyarakat dengan sebutan Pasar Burung Splendid ini, berdiri tahun 1995 dan terletak di jantung Kota Malang (hanya sekitar tiga ratus meter dari Balai Kota Malang atau dari Tugu Malang). Konon pasar burung ini terbentuk oleh para pedagang burung yang berjualan secara berkelompok sekitar tahun 1960-an di Jalan Brawijaya, Malang.

Dalam perkembangannya, pedagang burung yang berjualan semakin banyak hingga memenuhi hampir separuh badan jalan dan sering mengakibatkan kemacetan. Untuk mengatasi kemacetan, pada tahun 1967, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memutuskan memindahkan ke Pasar Comboran. Namun di tahun 1993, Pemkot Malang kembali memindahkan sentra ini ke lokasi lama, yakni Jalan Brawijaya karena wilayah di Comboran yang digunakan untuk pasar burung akan dibangun sebuah sekolah (taken from here).

Tapi walaupun namanya “Pasar Burung” tapi ada beberapa kios yang menjual aneka hewan (entah legal/ ilegal tuh *wink*), ikan, juga pakannya:

Aih, foto-foto yang kurang memuaskan! Nanti, lah.. akan aku lengkapi ‘laporannya’ :)

Share

Post to Twitter