Pasar Bunga/ Kembang Bratang (Surabaya); Ternyata Komplet Juga..

Pasar Bunga Bratang di Jalan Raya Bratang Binangun 10, Surabaya Timur tuh tempatnya Mami ‘mengadopsi’ beberapa tanaman yang kini tumbuh dengan demikian indahnya dikebun kita yang kecil dan sesak itu *grin*, hehe:

 Awalnya, Pasar Bunga Bratang berupa sebidang lahan yang merupakan alternatif pilihan dari lima orang pedagang bunga yang berasal dari Pasar Bunga Kayun/Kayoon. Mereka harus pindah karena alasan kurang luasnya lahan yang ada. Berkembang sejak tahun 1990-an.

Melintasi setiap lorong berlantai paving blok selebar kurang dari 1 meter. Aroma khas beberapa bunga tercium dengan senyum ramah para pedagang bunga. Diatas lahan sekitar 2400 m2 tepat disebelah barat Pasar Bratang, para pedagang menata tanaman hias bunga maupun daun dengan rapi, bersih dan indah. Lebih dari 200 stand yang dimiliki oleh 65 pedagang dengan ukuran bervariasi tetapi umumnya berukuran 3×4 meter.

Biasanya di akhir pekan, hari Sabtu dan Minggu mobil yang parkir di halaman Pasar Bratang yang sekarang berubah namanya menjadi Pasar Wisata Flora & Fauna Bratang berjajar.

Kini pasar bunga tersebut sudah teratur, kebersihannya tetap terjaga. Sungguh menyenangkan hati bagi siapa saja yang berada di sana karena sejauh mata memandang warna hanya terlihat hijau daun dan warna-warni bunga. Pelayanan dan Keramahan merupakan ciri khas dari Pasar Bunga Bratang. Kenyamanan pembeli merupakan hal utama yang sangat diperhatikan para pedagang. Diharapkan para pengunjung merasa nyaman dan senang selama mereka berada disana.

Pasar Bunga Bratang buka selama 24 jam sehari, walau beberapa pedagang ada yang sudah tutup. Lokasi pasar ini sangat strategis karena berada di dekat terminal angkutan kota bratang. Sebelah utara terdapat Kebun Bibit dan Pertokoan Manyar Megah Indah sebagai kawasan niaga. Selain itu dekat dengan pasar hewan khususnya ikan dan burung. Para pemilik mobil angkutan barang seperti Mitsubishi L-300 pick-up untuk disewakan juga banyak mangkal di pasar ini (taken from here).

Aku sendiri sering ikut Mami kesana, sih. Tapi cuman menunggu di mobil, soalnya si Mami biasanya belanja kilat (karena penjualnya sudah kontak dulu lewat HP, jadi Mami sudah tahu apa yang akan dibeli. Barulah minggu lalu, aku terpaksa ikut masuk kedalam pasar karena pengen cari pohon lemon, hehe.

Barulah kemudian aku sadar, pasar ini bersih dan besar banget deh! Iisinya juga lumayan lengkap (walau Pasar Bunga di Malang lebih menyenangkan dan komplet), loh. Karena aku mencari pohon lemon, maka aku blusukan sampai ke bagian dalam dan melihat ada banyak pohon buah-buahan yang lagi bunga/ bahkan sudah berbuah:

Diantara segala pohon buah, pohon jeruk inilah yang paling menggemaskan:

Aku akhirnya memang mendapatkan pohon lemon yang aku mau, tapi salah harga @__@. Saking pengennya, sampe aku terlalu ‘berbaik hati’ dengan penjualnya, ihik. Yeah, disini kemampuan tawar menawar kudu dikerahkan to the max. Kudu tega dan bisa ‘memaksa’ penjual melepas barang dagangan hanya 50% saja dari harga pertama yang diminta (sedangkan aku saat itu cuma dapat 70% dari harga yang ditawarkan T__T).

Dan yeah, namanya saja pasar bunga, tentu saja dong.. ada bunga-bungaan yang dijual. Nah, yang ini adalah kesukaan Mami:

Tapi tanaman dan bunga-bungaan lain ada juga kok:

Nah, saat terbaik untuk berkunjung adalah sekitar jam 7am hingga 7pm, selebihnya sih ada beberapa penjual yang masih bersedia melayani pembelian tapi ga asik, lah. Toh kondisi pasar sudah gelap, menyulitkan kita menyeleksi tanaman.

Share

Post to Twitter