Kompleks Candi Panataran – 2 (Blitar); Halaman Depan

Aku sudah pernah ke kompleks Candi Panataran sebelum ini. Tepatnya, saat aku masih kecil. Dan apa yang aku ingat, ternyata berbeda (sangat jauh!) dengan yang aku lihat.. hahahaha! Jadi, cukup kaget juga saat melihat 2 Dwarapala raksasa ini (walau besarnya tidak melebihi Dwarapala di Singhasari) menyambutku:

Masuk kedalam halaman depan, pintu gerbang terletak di sisi barat laut kompleks candi, diapit oleh dua arca Dwarapala, penjaga pintu degan angka tahun 1242 Saka atau 1320 Masehi terpahat pada arca. Masyarakat setempat menyebutnya sebagai Reco Pentung. Berdasarkan pahatan angka tahun yang ada pada kedua lapik arca tersebut, para sejarahwan menyimpulkan bahwa bangunan Candi Palah baru diresmikan menjadi Candi Negara pada masa pemerintahannya Raja Jayanegara dari Majapahit. Sebelah timur kedua arca tersebut terdapat sisa-sisa pintu gerbang yang terbuat dari batu bata merah (taken from here).

Letak keduanya, ada di garis paling luar dari kompleks Candi Panataran, tepatnya 4-5 langkah dari pagar:

Dan karena aku sudah Googling sebelum ke Candi Panataran, maka aku tahu bahwa ada angka tahun yang terukir pada 2 Dwarapala ini. Jadi, aku cari dan dengan mudah kemudian bisa ditemukan *hoooray*:

Dan  untuk kalian yang menilai bahwa 2 Dwarapala ini serupa, tettt tottt.. Anda salah! Wekekekekek.. Aku dan Mamiku meluangkan waktu untuk mencari perbedaan kedua raksasa ini dan hasilnya ternyata ada pada hiasan pada badan dan bentuk kakinya:

Sadar perbedaannya, kan? Hehe, antara Dwarapala yang kiri dan yang kanan tuh beda, kan?

Btw, tadi aku sebut Dwarapala-nya raksasa? Hohoho, iya! Inilah buktinya:

Aku mengambil beberapa foto saat Mamiku berteduh dan ‘meneliti’ perbedaan 2 Dwarapala itu, hahaha, hasilnya? Nampak sekali kan, bahwa Dwarapala ini sizenya bener-bener gedeee.. hehe! Lihat saja perbandingan kakiku dengan kaki mereka:

Dan menurutku, mereka berdua ini ganteng! Utuh, pula! Well, memang sih.. ada kerusakan pada bagian hidung, tapi selain itu.. semuanya masih sempurna. Oooh, luar biasa!

Dibelakangnya, nampak ada bangunan dari batu bata yang hanya tersisa sedikit. Mungkin, dahulu ada semacam gerbang (yang dijaga oleh 2 Dwarapala itu) namun kini hanya tersisa kakinya saja:

Diatasnya, ada beberapa arca/ yoni/ yang ditempatkan berbaris:

Diseberangnya, ada 4 batu umpak yang kini hanya berdiri tanpa tiang-tiang kayunya yang jelas sudah kalah dimakan usia:

Berbeda dengan umpak di Situs Grobogan yang cenderung polos, umpak yang ada di Halaman Depan kompleks Candi Panataran ini full ukir menawan (yang keempatnya sama persis bentuknya):

Whoho.. kerennn!!!

Hyuuuk, dibaca page lainnya:

  • Kompleks Candi Panataran – 1 (Blitar); Duh, Wow Banget Deh!
  • Kompleks Candi Panataran – 2 (Blitar); Halaman Depan
  • Kompleks Candi Panataran – 3 (Blitar); Bale Agung
  • Kompleks Candi Panataran – 4 (Blitar); Pendopo Teras
  • Kompleks Candi Panataran – 5 (Blitar); Halaman Tengah
  • Kompleks Candi Panataran – 6 (Blitar); Candi Angka Tahun/ Brawijaya/ Ganesha
  • Kompleks Candi Panataran – 7 (Blitar); Candi Naga
  • Kompleks Candi Panataran – 8 (Blitar); Prasasti Palah
  • Kompleks Candi Panataran – 9 (Blitar); Reruntuhan Puncak Candi(?)
  • Kompleks Candi Panataran – 10 (Blitar); Candi Utama!
  • Kompleks Candi Panataran – 11 (Blitar); Kolam Sumber Air

 

Share

Post to Twitter