Kompleks Candi Panataran – 11 (Blitar); Kolam Sumber Air

Selain Candi Naga, ini adalah bagian yang paling ingin aku datangi (gara-gara lihat foto Mbak Zumrotul Mufidah dan Pak Cuk) dari keseluruhan Kompleks Candi Panataran: Kolam Sumber Air!

Dalam area komplek percandian juga terdapat sebuah kolam berangka tahun 1337 Saka atau 1415 Masehi yang terletak di belakang candi sebelah tenggara dekat aliran sungai (taken from here).

Di bagian paling belakang candi, terdapat sebuah kolam mini yang berisi beberapa ekor ikan dan pada dinding kolam juga terdapat relief yang masih cukup jelas. Menurut ceritanya, konon kolam mini tersebut dianggap suci dan digunakan sebagai tempat ibadah ritual (taken from here).

Apanya yang istimewa, sampe dibelain menuruni tangga sebanyak ini?

Kalo dari foto Mbak Zumrotul Mufidah dan Pak Cuk sih, warna airnya yang memikatku! Hohoho, lihat saja sendiri:

Yeaaah, Kolam Mata Air di Kompleks Candi Penataran ini warna airnya hijau kebiruan (atau biru kehijauan?) dan begiiiiitu bening! Sungguh menggoda untuk diraih airnya atau nyebur sekalian buat mandi!

Dan setelah mendatangi lokasinya sendiri, selain warna dan kejernihan air, sadarlah aku bahwa reliefnya juga bikin aku girap-girap gembira bukan kepalang! Indaaaah, euuuy!!! Sangat utuh dan masih jelas, untuk dinikmati:

Relief-nya pun merupakan relief fabel yang tentu saja, gambarnya memikat hati dan sarat pelajaran moral. Mengenai kura-kura yang tidak bisa menahan mulutnya, tentang sapi dan buaya, dll.

Ooh, sungguh luar biasa!

Beberapa ikan tampak menjadi penghuni kolam ini dan menurut seorang Bapak yang berada disana, ada kalanya ikan-ikan itu begitu banyak jumlahnya sehingga dasar kolam tidak akan nampak karena dipenuhi ikan. Wow!

Kolam ini sendiri, tampak dangkal namun jangan salah.. Bapak yang aku temui disekitar kolam bilang, kolam itu dalamnya lebih dari 2 meter. Kalau dirinya berdiri didasar kolam dan mengangkat tangannya ke atas, ujung jarinya masih terendam air loh! Wew, buyar sudah niatku buat nyebur. Dan sebagai gantinya, hanya bermain air dengan kaki saja..

Dan inilah, yang konon adalah bagian sumber airnya:

Tapi menurutku, malah bagian itu adalah bagian ‘pembuangan’. Tapi yeah, siapa tahu aku yang salah (dan Bapak itu yang benar), hehe.

Untuk menuju kolam ini, kita melewati semua bangunan yang ada di kompleks Candi Panataran karena lokasinya berada di paling belakang dan bawah. Ada beberapa anak tangga (yang lumayan banyak) yang harus dituruni:

Juga melewati sebuah bangunan yang juga terbuat dari batu andesit yang konon dahulunya adalah sebuah tempat untuk melakukan ritual (yang berhubungan dengan fungsi dan keberadaan kolam)/ sembahyang:

Beberapa batu unik juga tampak menyembul di permukaan tanah, disekitar bangunan tersebut dan kolam:

Seru, yah? Sebuah kompleks candi yang lengkap! Mulai dari pendopo, bale, prasasti, candi-candi, juga sumber air.. Luar biasa!

Lanjut ke page berikutnya yah:

Hyuuuk, dibaca page lainnya:

  • Kompleks Candi Panataran – 1 (Blitar); Duh, Wow Banget Deh!
  • Kompleks Candi Panataran – 2 (Blitar); Halaman Depan
  • Kompleks Candi Panataran – 3 (Blitar); Bale Agung
  • Kompleks Candi Panataran – 4 (Blitar); Pendopo Teras
  • Kompleks Candi Panataran – 5 (Blitar); Halaman Tengah
  • Kompleks Candi Panataran – 6 (Blitar); Candi Angka Tahun/ Brawijaya/ Ganesha
  • Kompleks Candi Panataran – 7 (Blitar); Candi Naga
  • Kompleks Candi Panataran – 8 (Blitar); Prasasti Palah
  • Kompleks Candi Panataran – 9 (Blitar); Reruntuhan Puncak Candi(?)
  • Kompleks Candi Panataran – 10 (Blitar); Candi Utama!
  • Kompleks Candi Panataran – 11 (Blitar); Kolam Sumber Air
Share

Post to Twitter