Kartiko (Surabaya); Aneka Jajanan Pasar

Ada sebuah merk jajanan pasar yang cukup ternama di Surabaya. Namanya, Kartiko. Dan kini, beberapa cabangnya tersebar di Surabaya. Mulai dari tempat aslinya di Jalan Peneleh 122, Surabaya. Kemudian cabangnya di Jalan Diponegoro 56, Surabaya (yang juga menjadi pujasera). Hingga Pasar Atom!

Nah, yang di Pasar Atom ini ada 2 tempat. Satu, di Pasar Atom Mall Lantai 2 (dekat escalator naik), Jalan Bunguran 45, Surabaya. Satu lagi di Pasar Atom Tahap III lantai 2 (juga di dekar escalator naik dari area yang beratap biru ituloh), Surabaya.

Nah, yang di pasar Pasar Atom Tahap III lantai 2 bukanlah sekedar menjual aneka jajanan pasar, namun juga kopi dan aneka minuman lain dengan konsep kopitiam modern:

Kartiko (Surabaya)

Tentu, meja dan beberapa kursi disediakan bagi pengunjung agar bisa menikmati aneka jajanan ditempat:

Kartiko (Surabaya) Kartiko (Surabaya) Interiornya cukup bikin nyaman, deh. Belum apa-apa, aku (yang memang doyan barang antik ini) sudah dimanja dengan kehadiran tegel (baru namun tampak) lawas yang terpasang cantik:

Kartiko (Surabaya) Pelayannya juga ramah, menyambutku dengan tawa dan sapaan ramahnya:

Kartiko (Surabaya) Kartiko (Surabaya)

Nah, sekitar 3 langkah dari pintu masuk, terhamparlah aneka jajanan tradisional yang ditata dengan begitu rapi dan bersih disebuah rak kehijauan:

Kartiko (Surabaya) Kartiko (Surabaya) Jumlah dan variannya tidak tanggung-tanggung! Hebatnya nih, semuanya tampil dengan begitu ayu. Duh, ga kebayang deh ribetnya bikin jajanan pasar segitu banyak dan ayu semuanya (seperti seperti punya bayi kembar 10 dan semuanya kudu tampil ayu, wangi dan berseri2 deh):

Kartiko (Surabaya) Kartiko (Surabaya)

Sebutlah apa saja yang diinginkan! Mulai dari klepon, kue ku/ tok, ketan duren, serabi, petulo, bubur Madura, jenang sumsum, jenang grendul, ketan hitam, kolak, pisang caramel, lemper, lumpia basah & goreng, kroket, wajik, perut ayam, cucur, putu ayu, gethuk, duh.. apapun! Aneka gorengan pun ada:

 Sampe yang rada modern seperti pastel tutup & roti pun ada!  Sampe yang rada modern seperti pastel tutup & roti pun ada!  Sampe yang rada modern seperti pastel tutup & roti pun ada!  Sampe yang rada modern seperti pastel tutup & roti pun ada!

Pengunjung dipersilakan mengambil sendiri aneka jajanan yang diinginkan (disediakan baki model kuno dari bahan besi yang bergambar bunga-bungaan), kemudian dibawa ke kasir untuk dihitung dan membayar.

Sayang, aku bukan penggemar aneka jajanan pasarnya Kartiko. Menurutku, jajanannya cantik dipandang namun kurang sedap dilidah. Tapi dalam keadaan ‘kepepet’ (seringnya sih karena haus/ butuh tempat duduk buat istirahatkan kaki setelah dipaksa menjelajah Pasar Atom), biasanya aku tergoda untuk pesan lumpia gorengnya wakakakak..

Kartiko (Surabaya) Kartiko (Surabaya) Kartiko (Surabaya)

Btw, untuk cabangnya yang di Pasar Atom Tahap III lantai 2 tadi kan aku sebut bahwa konsepnya menyerupai kopitiam. Berarti ada kopinya dong? Hehe, iya!

Ada beberapa orang laki-laki sedang duduk santai (mungkin sambil menunggu pasangannya selesai belanja haha!) menghadap segelas kopi hangat dengan uap yang masih mengepul dari bibir gelas. Sepiring kecil jajanan pasar pilihan mereka tersanding disebelah gelas kopi.

Dan semua kopi-kopi datang dari ujung ini (demikian juga aneka minuman lain, seperti kacang ijo, teh, dll):

Kartiko (Surabaya) Kartiko (Surabaya) Dari daftar menu dan apa yang di display, kelihatan bahwa kini si Kartiko juga jualan roti (panggang yang dioles selai) kaya khas kopitiam itu:

Tapi soal rasa, aku belum tahu. Lagian aku memang kurang selera dengan aneka roti kaya dan kopi di kopitiam2 Jawa karena didalam otak sudah terpatri bahwa kopi-kopi dan roti kaya dari kopitiam di Medan, juga kedai-kedai kopi di Ambon dan Sulawesi jauh lebih meruntuhkan iman!

Jadi, kalo diantara kalian ada yang sudah icip roti kaya dan kopinya, monggo info singkat yah :).

Share

Post to Twitter