Ayam Goreng Asli Pemuda (Surabaya); Yang Ini Yang (Paling) Asli!

Yak, akhirnya aku baru saja mendelete tulisanku mengenai Ayam Goreng Asli Pemuda yang sebelumnya sudah setahun aku post di blog ini (_ _”). Benernya agak sayang, karena ada 64 jempol menghiasi reviewku itu. Namun yang comment tambah lama tambah ngawur, sehingga aku sendiri akhirnya menjadi kurang nyaman. Kebetulan pula aku abis makan disana (dan fotoin ini itu), jadi ya sutralah. Aku review ulang saja (sambil berharap kali ini ga dapat comment-comment aneh, haha).

Jadi, sodara-sodaraaa.. dulunya neh, di Jalan Pemuda, Surabaya.. ada sebuah depot tempat makan ayam goreng yang ramenya kebangetan. Walaupun harus parkir jauh banget dan kemudian jalan kaki, orang rela makan disono. Termasuk aku. Haha!

Bangunan tuanya tuh sendirian aja, kanan kirinya gelap. Aku sebagai penyuka bangunan tua, menikmati sensasi makan ditempat itu (sayang, fotonya entah dimana.. Dulu sih aku upload di Multiply tapi kini accountku di Multiply kan sudah moksa :p). Atapnya tinggi, berlapis kayu. Lantainya lantai kuno dengan meja dan kursi makan yang memanjang, hoho. Menyenangkan!

Nah, setelah akhirnya mereka ‘dilarang’ jualan ditempat itu (entah apa alasannya, ada beberapa versi sih waktu itu: parkir pengunjungnya menganggu, berjualannya dibangunan cagar budaya, dll) sehingga akhirnya tuh tempat tutup dan tak lama kemudian bermunculan dengan nama yang berbeda-beda. Ada ayam “Pemuda Pemudi”, “Putra Pemuda”, dll.Namun dari semua itu, hanyalah yang di “Ayam Goreng Asli Pemuda” yang kini buka depot di Jalan Tidar 21, Surabaya-lah yang menurutku cita rasanya persis plek dengan Ayam Goreng Pemuda yang di Jalan Pemuda itu:

Ayam Goreng Asli Pemuda (Surabaya) Ayam Goreng Asli Pemuda (Surabaya)

Tempat makannya pun menggunakan meja dan kursi yang mirip dengan tempat aslinya (berupa meja dan kursi memanjang). Dan jarang banget deh tempat makan itu sepi (tapi waktu aku ambil foto ini, pas diluar jam makan.. sih), wekekek!

Ayam Goreng Asli Pemuda (Surabaya)

Nah, dari namanya saja kan sudah jelas kalo yang dijual adalah ayam goreng. Namun selain ayam, ada menu-menu lain yang ditawarkan. Nih menu, nampang jelas pada tembok:

Ayam Goreng Asli Pemuda (Surabaya)

Namun ada juga sih daftar menu dalam bentuk lembaran yang mungkin lebih mudah dibaca oleh pengunjung:

Ayam Goreng Asli Pemuda (Surabaya) Ayam Goreng Asli Pemuda (Surabaya)

Dan biasanya, saat kita masih bingung mau pesan berapa potong ayam (ya kalo kesana kan sudah pasti buat makan ayamnya, wakakak!), jangan heran jika tiba-tiba kita sudah diberi nasi dan kecap! Hehe, ya emang gitu pelayanannya (kalo kalian ga mau nasi/ minta nasi lebih/ rewel: kecapnya ga mau sambal, bla bla, silakan tolak/ request langsung, yak).

IMG_3613 copy

Btw, itu nasi khas banget deh. Si nasi selalu dicetak dan kemudian disajikan diatas sebuah piring putih, ditemani dengan potongan mentimun dan jeruk nipis:

 Ayam Goreng Asli Pemuda (Surabaya)

Sejak dulu penampilannya ya selalu gitu. Sedangkan kecapnya, diletakkan dipiring kecil, ditemani dengan irisan bawang merah dan sambal:

Ayam Goreng Asli Pemuda (Surabaya)

Ayam Goreng Asli Pemuda (Surabaya)

Nah, itu sambal uuuwenak banget deh dimakan bareng dengan kecap dan irisan bawang merahnya! Aku aja yang ga penggemar sambal, jatuh cinta ama sambalnya nih ayam deh. Uwenak banget, wakakak. Ketika ketiganya (kecap, sambal dan irisan bawang merah) dicampur, jadinya jempolan. Beberapa orang kemudian menambahkan sedikit perasan jeruk nipis (yang di piring nasi ituloh) kedalam campuran sambalnya. Namun karena aku ga suka jeruk nipis pada makanan, maka aku prefer mencampurkan si jeruk nipis ke es teh pesananku haha!

Tak lama kemudian si ayam pesanan kita akan nongol. Semuanya dijadikan satu disebuah piring, gitu. Nah, kita bagi aja. Si A tadi pesan apa, B pesan apa dan C pesan apa. Aku sih selalu pesan paha ayam, mamiku suka pesan leher, kadang kita juga pesan ampela:

Ayam Goreng Asli Pemuda (Surabaya)

Sedangkan Mamiku biasanya suka kepala dan leher ayam (aneh deh), ada juga lho yang pesan ceker ayamnya. Dan semuanya whoho, enak banget deh!

Lalu, pertemukanlah tuh ayam dengan nasi putihnya yang hangat kebul-kebul itu, wkwkwk..

Ayam Goreng Asli Pemuda (Surabaya)

Ayam Goreng Asli Pemuda (Surabaya)Daging ayamnya tuh empuk sekali. Kulitnya kecoklatan, gurih banget ketika dimakan. Sedangkan dagingnya empuk euy dan sangat berasa bumbunya. Super jempolan! Dan kalo dicocolkan ke kecap dan sambal, kemudian dimakan dengan nasi hangatnya, aaaih.. *love love love*. Trus si timun sesekali digigit bareng. Wah.. kriuk kriuk segar deh, jadinya :p.

Nah, ada satu lagi menu yang selaaalu aku pesan ketika kesana:

Ayam Goreng Asli Pemuda (Surabaya)

pemuda (16)

Ayam Goreng Asli Pemuda (Surabaya)

Hoho, cumiiii!!!!!

Itu cumi beneran enak huhuahuaha! Size cuminya kecil saja, sehingga mudah banget dinikmati dan kita engga kudu susah-susah meminggirkan kepalanya (karena bisa dimakan gitu aja). Nah, si cumi di goreng kering, kemudian disajikan diatas sebuah piring yang sudah diberi saus khasnya itu tuuuh:

Ayam Goreng Asli Pemuda (Surabaya)

Saus (Inggris?) dengan daun bawang muda dan bawang merah muda yang ditumis jadi satu. Nah, saking enaknya tuh sampe si bawang bisa dimakan lho! Dan biasanya sih emang si cumi ini engga bersisa sedikitpun! Bahkan bumbunya sampe habis, karena enak kalo dicampurkan ke nasi trus disuap barengan ayam hihi :p. Bener-bener highly recommended deh.

Mau dikasih sambal dan kecapnya ayam pun, si cumi tetep aja enak rasanya. Dan jarang deh cuminya ada, karena seringnya nelayan sekitaran Surabaya ga melaut karena cuaca jelek, sehingga cumi kecil inipun engga bisa hadir di dapurnya Ayam Goreng Asli Pemuda. Kalo udah gitu, kadang aku pesan menu udangnya, sebagai pengganti cumi. Tapi enakan cuminya, ah :p.

Nah, kalo minumnya disini engga ada yang special. Es jeruknya bahkan bukanlah sesuatu yang bisa aku nikmati, hihi. Jadi, aku biasanya hanya pesan es teh manis yang kadang aku tambahin perasan jeruk nipis (yang ada dipiring nasiku itu, haha!).

Ayam Goreng Asli Pemuda (Surabaya)

Oya, pelayanannya bagus loh. Cepat! Dan sangat ramah :)

Ayam Goreng Asli Pemuda (Surabaya) Ayam Goreng Asli Pemuda (Surabaya)

Bahkan (saking udah kenal, neh..) aku diperbolehkan masuk ke dapurnya, foto-foto brutal, hehe *nyengir kuda*:

Ayam Goreng Asli Pemuda (Surabaya) Ayam Goreng Asli Pemuda (Surabaya) Ayam Goreng Asli Pemuda (Surabaya) Ayam Goreng Asli Pemuda (Surabaya) Ayam Goreng Asli Pemuda (Surabaya) Ayam Goreng Asli Pemuda (Surabaya)

Jadi ikke, sebagai seorang pemudi *hueeek juh, haha!* jatuh cinta ke (ayam goreng asli) pemuda! Haha :p.

Oya, jangan lupa makan keripik ususnya ya!

Ayam Goreng Asli Pemuda (Surabaya)

Enak, itu *slurppp*, hohoho. Dan biasanya tersedia di meja, didekat tempat sendok garpu (kalo engga ada, minta saja). Aku cuma bisa makan keripik usus ayam ya yang punyanya Ayam Goreng Asli Pemuda ini aja. Tapi tanya dulu, tuh keripik baru ga. Kadang aku dapet yang agak melempem, soalnya @_@.

Kalo ga kebagian keripik usus, kerupuk ikan yang ini OK loh:

Ayam Goreng Asli Pemuda (Surabaya)

Duh, jadi laper! Huahauha :p.

Share

Post to Twitter