Pelabuhan Mirah (Surabaya); Pelabuhan Bongkar Muat

Wew, kayanya Surabaya! Semut, punya stasiun (stasiun semut), sungainya emas (kalimas), pelabuhannya.. mirah, jamrud dan perak. Bayangkan! Hahaha..

Dan akhir minggu kemarin, aku berkesempatan ke Pelabuhan Mirah.

Pikiran pertamaku kalo ke pelabuhan bongkar muat, keadaannya semrawut, kotor, berantakan, orang2 kasar dimana-mana. Eh, engga loh. Liat aja. Mirah, bersih!

Dan ketika dalam perjalanan ke gudang (lagi antar teman untuk survey kapal), inilah pemandangan yang ada:

Menarik, kalo untukku! Kapal2nya besaaaar sekali (padahal kata orang2 pelabuhan, kapal2 itu ukurannya sedang saja, yang besar-besar belum bisa merapat karena tunggu giliran). Kuli2 lalu lalang, bekerja. Bersyukurrr… Tuhan kasih aku penghidupan yang baik, layak dan menyenangkan. Sedangkan mereka, harus benar-benar peras keringat dan banting tulang, untuk uang yang mungkin untuk kita2 cuma ‘segitu’.

Ada ibu-ibu harus gotong banyak barang, ada yang keliling menjajakan kopi sambil membawa beberapa termos air panas dan bahan-bahan. Aduh, aku bayangkan Mamiku. Yang jalan ke Mall saja sudah bikin dia kelelahan, sedangkan ibu2 ini? Usianya lebih tua, makan dan kesehatan tidak jelas, tapi masih bekerja sebegitu keras diusia pensiun. Aduh, semoga Tuhan memberi mereka berkat, lah. Amin..

Sayang, tidak banyak foto yang bisa diambil karena sempat turun hujan deras dan jalanan becek:

Namun setelah melanjutkan perjalanan dengan mobil, ke ujung pelabuhan, masih ada beberapa yang menarik difoto:

And well, terus terang saja, tempat ini memang tidak terlalu aman untuk sembarang orang berkunjung.

Pengujung, bahkan siapapun yang disana, harus memperhatikan kearah mana crane bergerak dan memastikan dirinya aman dari jangkauan crane, berhati-hati terhadap jalan yang licin dan basah (apalagi tidak ada pagar pembatas antara daratan dan lautan dalam), memberi jalan kepada para bekerja, dsb TAPI.. aku tetap menganggapnya menarik untuk didatangi!

Jika kalian mau membawa anak-anak, lebih baik kalian tetap di mobil dan melihat-lihat sekeliling dari dalam mobil. Ada banyak hal menarik yang bisa anak-anak lihat. Kapal-kapal besar, bongkar muat, mobil2 besar, mesin-mesin kapal yang sebesar truk.. Pastinya menambah pengetahuan.

Aku sendiri, mendapat 2 pengetahuan baru setelah berkunjung ke Pelabuhan Mirah:

Lihat lempengan2 besi di tali? Itu berfungsi untuk mencegah tikus bisa masuk ke kapal! Hahaha, ternyata ga didarah aja, tikus jadi momok.

Lalu, lihat deretan angka yang ada di dinding kapal. Itu adalah angka petunjuk seberapa dalam kapal “masuk ke air’ setelah diisi muatan. Batasnya, adalah sesuai dengan warna pembatas (kebetulan warnanya adalah merah-hitam, tapi itu tergantung pemilik kapal).

See? Menarik, bukan? Hehe!

Share

Post to Twitter