Harris Hotel Sungai Kujang (Samarinda – Kalimantan Timur); Nyaman & Menyenangkan, Kecuali Wifinya!

Hotel Harris di Jalan Untung Suropati 35, Sungai Kunjang, Samarinda, Kalimantan Timur 75243 menjadi pilihan kita untuk menginap selama di Samarinda.
Sopir yang mengantarku ke Samarinda, tidak tahu dimana letak Hotel Harris. Dia bahkan tidak kenal Jalan Untung Suropati. Tapi dengan mudah hotel ini ditemukan oleh bola mataku yang cemerlang ini *cieeeh…*. Kalian pun tidak perlu khawatir karena lokasi nih hotel, tepat didekat jembatan Sungai Mahakam!
Jadi, begitu kendaraan turun dari tuh jembatan dan belok kiri (ke arah kota Samarinda), Hotel Harris adalah bangunan pertama yang akan kita jumpai. Posisinya di belakang toko elektronik Nuansa *hi, Mbes!*.
img_0931-copy
Warna orange-hijaunya dengan mudah dikenali dan begitu tiba disana, jajaran pegawainya langsung sigap membantu menurunkan barang dan melakukan proses check in. Mungkin karena wajahku kusut badai, belum cuci muka sejak berangkat jam 4 am dari Surabaya haha!
Lobbynya modern dan aaadem (sungguh, seekor beruang kutub sepertiku butuh AC banyak dan udara sejuk haha!); ngefek banget karena bisa langsung menimbulkan efek nyaman setelah seharian dikukus di Samarinda:
 img_0862-copy img_0863-copy
Ada beberapa receptionist sedang bertugas dan semuanya sibuk, sampai akhirnya seorang diantara mereka punya waktu untuk membantuku check in. Biar engga lama, sekalian aja kalian siapkan:
  • Kode booking (karena aku booking via internet)
  • ID card
  • Deposito uang sebesar Rp. 300.000,-/ room (menginap 1 hari atau lebih, yang diminta sama), karena ada minuman berbayar yang disediakan dikamar kita

Kalau kelamaan nunggu antri receptionist/ sekedar mau killing time, mari melipir dulu ke pojokan. Ada sejenis bar (aku ga lihat sih mereka provide alcohol/ engga) yang bisa bikin waktu menunggu jadi terasa singkat:

img_0866-copy

Kalo ogah minumnya di bar/ kurang nyaman dengan kursinya, pindah aja kesebelahnya. Ada semacam lobby/ ruang tamu dengan 2 komputer yang bisa dipake browsing:

img_0864-copy img_0865-copy img_0868-copy img_0867-copy

Kalau semuanya masih juga kurang bisa membunuh rasa bosan, masuk ke toko ini aja kali:

img_0869-copy

Kamar? Oh, no worries dear! Ini Hotel Harris bintang 4. Jadi, kamarnya sudah pasti nyaman dan lengkap:

img_0796-copy
Urusan welcome drink dan peralatannya, lengkap! Monggo lihat saja sendiri:
img_0792-copy
Kopi, teh, gula, creamer, mug, air, lengkap dengan pemanas airnya. Dan kebetulan ada kejadian langka yang bikin aku heran sendiri; aku bisa-bisanya punya waktu untuk ngeteh cantik di kamar euy!
Usia memang engga bisa dibohongi, kalo dulu-dulu hanya 3-4 jam saja dikamar hotel, sekarang jam 6pm aku sudah ngeteh kaya gini, sigh..
img_0805-copy
Selain kelengkapan minum, ada pula:
img_0255-copy

Brangkas kecil dan kulkas mini! Jadi, selain minum minuman hangat, kalian juga bisa minum versi dinginnya. Aku sih dengan serigai serigala manis yang ekornya kibas-kibas, memanfaatkan kulkas itu untuk menyimpan aneka buah lokal yang aku beli sepanjang jalan, termasuk Lai! Hahahaha *oops*.

Urusan mandi pun menyenangkan, di tempat ini:

img_0793-copyimg_0249-copy img_0794-copy

Both shower dan faucet-nya lancar. Saluran pembuangan airnya pun bebas hambatan. Mereka juga menyediakan sabun, shampoo, pasta gigi, sikat gigi, handuk cuci muka, juga handuk mandi:
img_0398-copy
Kalau kalian tidak bawa perlengkapan mandi dan engga mood memakai yang Hotel Harris sediakan, disebelah toko Nuansa (belakang Hotel Harris) ada Alfamart Mini yang menjual kebutuhan sehari-hari.
Jadi, tinggal jalan kaki saja untuk beli keperluan mandi/ snack, dll (sepertinya Hotel Harris engga punya pelayanan/ jasa untuk bantu kita beli beberapa barang dari Alfamart-nya deh?).
Didekat wastafel, ada hair dryer:
img_0251-copy
Dan urusan baju bekas pakai pun, beres. Ada lemari khusus untuk menggantungkan pakaian plus beberapa kantong laundry!
img_0923-copy
Nah, kalau urusan lain-lainnya beres, urusan tidur pun bisa ketebak. Pasti beres juga! Monggo lihat sendiri:
img_0797-copy

img_0254-copy

Ngeh sesuatu?

Wkwkwkwk, ada GULING bo, GULING!!! Hotel mana lagi coba, yang ngasih guling? Yaaaabadabadoooo *hmuach Harris!*.

img_0790-copy

Aku suka dengan bantalnya yang tidak terlalu empuk, jadi kepala tidak berasa tenggelam. Guling? Oh, sebagai orang Indonesia yang suka memeluk *mpret*, kehadiran guling sangat bikin nyaman. Kasurnya pun OK, dengan seprai bersih dan rapi. Selain itu, aku suka dengan penataan lampu ruang tidurnya (walau secara jumlah saklar: cukup banyak). Jadi, dengan mudah aku bisa mengatur lampu mana yang dinyalakan/ dimatikan saat Mamiku sudah tidur & aku masih ingin membaca buku, misalnya (foto diatas nampak kalau sisi ranjangku masih terang sedangkan sisi Mami sudah dimatikan lampunya tuh)..

Mau charge gadget & kamera? No need to worry, ada banyak tempat untuk charge!

img_0809-copy

Kamar hotelku ini rate-nya emang terbilang tinggi, bahkan selama traveling kesana sini aku engga pernah dengan sengaja ambil kamar dengan rate hampir 800ribu (karena aku kan biasanya engga sering di hotel; hotel cuma buat tidur dan mandi), tapi kali ini emang dibelain ambil kamar ini di Hotel Harris, karena…… jendela kamarku menghadap Sungai Mahakam!!!

img_0802-copy img_0801-copy

Okay, view-nya dikala malam biasa aja tapi begitu sang Surya berkuasa, tadaaa..

img_0925-copy img_0922-copyimg_0412-copy img_0915-copy img_0914-copy img_0413-copy

FYI saja, aku ke Kalimantan kali ini untuk kasih Mamiku b’day surprise. Aku sudah beberapa kali janjikan akan membawa Mamiku melihat lebarnya Sungai Mahakam yang bisa bikin kapal tongkang berisi muatan batu bara mondar mandir sejak pagi hingga sore, tiada henti.

Nah, dengan memilih kamar ini di Hotel Harris, semua janjiku terpenuhi dengan sempurna. Engga perlu dandan/ make up, engga perlu ganti baju, engga usah berpanas-panas (ini yang penting buatku!) dan dekat dengan bibir sungai, Sungai Mahakam bisa dipandang sepuas-puasnya:

img_0435-copy

Tahu ga sih, kita menghabiskan 1 jam lebih hanya bengong lihatin pemandangan diatas dari balik kaca. Btw, kalau pengen versi yang tanpa penghalang kaca, datang saja ke lantai 5, tempat dimana Swimming Pool berada, karena view swimming poolnya, juga menghadap Sungai Mahakam!:

img_0472-copyimg_0895-copyimg_0903-copy img_0902-copy img_0886-copy img_0890-copy img_0893-copy

Area swimming pool ini punya area yang beratap, jadi bisa merokok/ sekedar merasakan angin sepoi-sepoi *halah* tanpa kena sinar matahari/ hujan:

img_0445-copy img_0455-copy img_0460-copy

Oh, ada bar juga! Jadi, siapa aja bisa pesan minuman, tanpa susah-susah kudu ke lantai/ level M tempat resto (dan juga tempat untuk sarapan pagi) berada:

img_0921-copy img_0911-copy img_0912-copyimg_0907-copy img_0920-copy

Ada ruangan indoor (foto atas) dan outdoor:

img_0917-copy img_0913-copy

Sarapan disediakan jam 7am hingga jam 10am, buffet dan unlimited:

img_0904-copy img_0906-copy img_0910-copy img_0908-copy img_0905-copy

Varian menunya OK, mulai internasional dan lokal, bahkan ada nasi merah segala!

Kejelekan tempat ini hanya 1, yang bikin aku berkali2 ke receptionist dan complain: wifi! Aku engga bisa akses wifi di kamar, sehingga paket data-ku habis dengan cepat (maklum, banyak yang minta kiriman foto Mami hahauhauha!). Aku hanya bisa akses wifi saat berada di lobby, namun signalnya sudah tidak bisa dideteksi sejak masuk lift.

Sistem pengamanan tempat ini juga OK, 1 kamar hanya bisa dapat 1 kartu elektronik untuk mengakses lift, kamar tidur dan listrik. Kartu itu pun hanya bisa dipakai untuk menuju lantai kamar kita. Jadi, kalo sudah diprogram untuk ke lantai 7 misalnya, ya hanya bisa dipakai menghidupkan lift ke lantai 7.

Oh ya, ada yang ajaib di akhir acaraku menginap di Harris Hotel. Conversationku dengan si receptionist:

  • Dewi (D): saya mau check out & tarik deposito *ngasihin lembar deposito*
  • Receptionist (R): Ok, mohon menunggu sebentar *dia langsung kontak sana sini*
    —agak lama kemudian—
  • R: Ibu Dewi!
  • D: Iya! *berasa di apotek*
  • R: *tampak sibuk dengan beberapa dokumen di meja* Ibu Nelly!
  • Nelly (N): Iya! *datang ke receptionist*
  • R: *bingung memegang 2 lembar deposito dengan 2 nama* Ibu Dewi dan Ibu Nelly ini orangnya berbeda ya?
  • D: pertanyaanmu lo, Mbak! *muka husky*
  • N: *speechless*
  • R: *makin bloon*

Eaa! Ada yang belom sarapan, hadeh..

Share

Post to Twitter