Layar (Surabaya); Mengajak Berlayar Menuju Rasa Kenyang

Layar! Sebuah tempat makan seafood yang OK, di Surabaya. Yummm!!!

Diakui, soal citarasa.. Layar memang jempolan! Minimal, karena dia bener-bener hanya menggunakan bahan yang fresh. Bahkan aku sering bercanda.. rasanya kepiting-kepiting yang dimakan disana, arwahnya masih diatas wajan saat badannya sudah disantap lahap, wakakk :p.

Tapi ini juga sebuah ‘kendala’ buat aku yang sudah bertahun-tahun memiliki janji untuk tidak sebisa mungkin tidak menyebabkan mahluk hidup dibunuh sebagai santapan. Misalnya : mengorder kepiting hidup untuk dimakan. Apalagi memilih atau membunuh langsung kepitingnya.

Dan karena semua kepiting di Layar dalam keadaan hidup, aku jarang bisa memesan menu andalannya, yaitu kepiting saus telur asin dan kepiting saus padang  (kecuali ada yang memesankannya untukku, haha!):

Kepitingnya besar dan manis karena fresh. Untuk kepiting saus telur asin, ada baiknya dimakan bersama dengan selada yang dijadikan alas saji (foto paling kanan). Karena hal itu terbukti ampuh mengurangi rasa ‘eneg’ telur dan memberi rasa segar tersendiri saat dikunyah bersamaan dengan kepiting dan sausnya.

Tapi si kepiting saus padang *my fave*, wah.. hajar saja langsungggg!!! Hahaha:

Hampir semua menu ditempat ini bisa aku rekomendasikan. Sukang-nya masih fresh dan diolah baik dan benar. Udangnya segar dan manis, bumbunya juga mantab. Cuminya empuk sekali dan tidak berbau. Kodoknya juga. Kerangnya manis. Guramenya tidak bau tanah. Ugh, semuanya jempol dehhh:

Tapi tidak hanya yang serba daging yang sedap nikmat dan yum yum. Tahukah kalian bahwa plecing kangkung dan ca kangkungnya, wow wow wow! Aduh, kangkungnya kriuk-kriuk fresh karena didatangkan special, langsung.. dari Lombok:

Ya, Layar bener-bener bisa membuat pengunjungnya berlayar menuju kepuasan! Namun untuk aku pribadi, rasanya bener2 ga tega melihat hewan-hewan yang diletakkan di aquarium bagian depan. Terlebih lagi melihat saat mereka diambili satu persatu untuk dibunuh dan dimasak.

Bahkan saat itu, kita melihat ada ikan yang ditangkap hidup2 dan kemudian dibanting kilat ke bebatuan lalu langsung ditarik ingsang dan dibelah perutnya. Ouch! Pelakunya tertawa-tawa pula. Dan tahukan kalian bahwa kodok, sesaat setelah kepala dan badan dipisahkan, keduanya masih bergerak-gerak?

Bahkan jantungnya saat ditarikpun masih berdenyut. Aih! Apalagi membayangkan kepiting betina yang lagi bertelur dimasak hidup2. Brrrr.. Rasanya seperti memakan ibu hamil. Wew, maaf, menganggu kenikmatan membayangkan makanan lezat. Tapi aku emang rada melow kalo melihat ‘pembunuhan’, hiks..

Share

Post to Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>