Bertamu ke Tanah Mojopahit (Trowulan/ Mojokerto) – 6; Merinding Ga Jelas di Candi Brahu

Dan kalau sudah sampai Candi Gentong, tempat memandikan dan persemayaman jenazah, sekalian saja ke Candi Brahu, tempat jenazah akhirnya diperabukan / di pralaya. Apalagi jarak mereka berdekatan *ya iyalah*. Lokasi candi ini, di pojokan sebidang tanah dan bisa tampak dari…

Share
Bertamu ke Tanah Mojopahit (Trowulan/ Mojokerto) – 5; Reruntuhan Candi Gentong yang Mengenaskan

Dari semua candi Mojopahit yang aku datangi, Candi Gentong adalah yang paling bikin geleng-geleng. Candi ini, hanya berupa reruntuhan tidak jelas. Entah bagaimana bentuk asalnya, sama sekali tidak ‘terbayangkan’ / diketahui: See? Hanya puing2 tanpa bentuk. Dibilang bekas reruntuhan rumah,…

Share
Bertamu ke Tanah Mojopahit (Trowulan/ Mojokerto) - 4; Mengagumi Candi Tikus yang Cantik

Dan setelah pergi ke Candi Wringin Lawang, Candi Kedaton dan Candi Bajang Ratu, inilah candi yang paling membuatku cepat kehabisan power battery camera: Candi Tikus! Kenapa begitu? Karena candi ini dikelilingi air dan SANGAT INDAH sekali difoto. Lihat saja: See?…

Share
Bertamu ke Tanah Mojopahit (Trowulan/ Mojokerto) - 3; Ke Candi Bajang Ratu, Mencari Sri Jayanegara

Loh? Kok cari Sri Jayanegara disini? Hehe, karena Candi Bajang Ratu ini adalah tempat dimana abu jenazah Sri Jayanegara dicandikan. Sri Jayanegara konon meninggal dalam keadaan bujang (katanya nih.. karena yang diincar menjadi istri adalah adik-adiknya sendiri yang tentu tidak…

Share
Bertamu ke Mojopahit (Trowulan/ Mojokerto) - 2; Raup Air Sumur Kedaton

Dalam buku Gajah Mada karangan Langit Kresna Hariadi, dikisahkan kedaton adalah istana tempat tinggalnya 2 putri cantik, adik Sri Jayanegara, yang salah satunya akan menjadi penggantinya (setelah Sri Jayanegara dibunuh Ra Tanca), yaitu: Dyah Wiyat dan Sri Gitarja yang akan…

Share